JAKARTA, PortalNusantara – Pemerintah telah menyiapkan sejumlah bantuan sosial (bansos) yang akan cair jelang bulan Puasa Ramadhan Tahun 2025.
Salah satu bansos yang dicairkan secara reguler yakni PKH dan BPNT, yang penyaluranya sudah semakin merata.
Penerima yang belum menerima bantuan di wilayahnya, tidak perlu khawatir sebab pemerintah memastikan penyaluran akan selesai paling lambat 30 Maret 2025.
Selama menunggu, masyarakat diminta untuk memeriksa status penerima bantuan melalui aplikasi SIKS-NG, yang terbaru.
Baca Juga: Hari Keempat Retreat di Magelang, Bupati OKI: Makin Bertambah Wawasan, Saling Berbagi Pengalaman
Sedangkan untuk penerima yang telah cair bantuan PKH atau BPNT, ada kemungkinan besar untuk terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSE), yang menjadi acuan utama pemerintah dalam mendistribusikan bantuan sosial.
Kementerian Sosial juga memberikan penekanan pada pentingnya evaluasi data penerima bantuan sosial.
Di tahap kedua penyaluran bantuan (April, Mei, Juni 2025), data penerima akan semakin diperketat dengan mengutamakan survei lapangan.
Keluarga penerima manfaat yang status sosialnya berubah, misalnya telah bekerja dengan gaji di atas UMK atau terdaftar sebagai ASN, PPPK, TNI, Polri atau pegawai BUMN/BUMD, tidak akan lagi menerima bantuan sosial.
Baca Juga: Pimpin Apel Pagi, Sekda OKI Tekankan Efisiensi dan Program Prioritas Kepala Daerah
Bansos Atensi YAPI dan Program Indonesia Pintar (PIP) Bukan hanya PKH dan BPNT, ada dua bantuan tambahan yang akan disalurkan menjelang bulan ramadhan 2025.
Pertama adalah Atensi YAPI, yang ditujukan untuk anak-anak yatim piatu atau yatim piatu yang berasal dari keluarga miskin.
Bantuan ini sudah mulai disalurkan sejak 30 Januari 2025, dengan besaran Rp400.000 untuk anak-anak dibawah 18 tahun.
Kedua, Bantuan Program Indonesia Pintar (PI), yang diberikan kepada siswa dari keluarga penerima PKH.
Baca Juga: Yogyakarta Sambut Jalan Tol Pertama, Pangkas Waktu 3 Jam Jadi 1,5 Jam
Program ini bertujuan untuk mendukung biaya pendidikan, termasuk uang sekolah dan biaya lainnya.
Penerima bisa memeriksa saldo PIP melalui situs resmi dan langsung mencairkan bantuan ke bank penyalur.
Sementara bagi penerima yang masih belum mendapatkan bantuan, diharapkan untuk selalu memeriksa aplikasi terkait dan terus berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Dengan adanya bantuan sosial ini, diharapkan bisa meringankan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang bulan suci ramadhan.






