73 Pejabat OKI Dirolling, Bupati Muchendi Tegaskan ASN Harus Total Melayani Masyarakat

oleh -62 Dilihat
oleh

KAYUAGUNG, PORTALNUSANTARA – Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki melantik 73 orang pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepada para pejabat yang dilantik Muchendi meminta agar mereka total melayani, kompak seirama serta setia kepada masyarakat.

“Jabatan adalah amanah. Saya ingin para pejabat para ASN total melayani dan yang penting adalah kompak , seirama dan setia kepada pemerintah daerah, kepada negara dan kepada masyarakat,” pinta Muchendi, Selasa 22 Juli 2025.

Muchendi mengatakan jabatan Bupati dan Wakil Bupati tidaklah lama, sebab itulah dibutuhkan tim yang seirama untuk mewujudkan visi OKI Maju Bersama.

BACA JUGA: Pertama di Sumsel, Bupati Muchendi Hadirkan Pelayanan Terpadu di Kecamatan

“Jabatan bupati dan wakil bupati tidaklah lama, karenanya kami membutuhkan tim yang seirama, tim solid, yang bisa bergerak cepat melayani masyarakat,” jelas Muchendi.

Muchendi juga menekankan pelayanan publik ke depan akan banyak dilakukan dilapangan, jemput bola mendekat kepada masyarakat.

Bupati Muchendi melantik 73 pejabat OKI

“Tidak mengapa dilakukan perjalanan dinas, yang penting manfaatnya dirasakan masyarakat, outputnya jelas untuk melayani,” terangnya.

Muchendi juga memastikan proses pengangkatan, mutasi dan rotasi jabatan telah dilakukan seobjektif mungkin.

BACA JUGA: Wabup OKI Supriyanto Cek Kerusakan GOR Biduk Kajang, Ini Harapannya

“Kami menilai Saudara-Saudara, bahkan sebelum kami dilantik, kami baca trek recordnya sehingga kami yakin Bapak/Ibu pantas menduduki jabatan yang diamanahkan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM OKI Antonius Leonardo menjelaskan pejabat yang dilantik dan dikukuhkan pada hari ini terdiri dari 50 orang pejabat administrator, 20 orang pejabat pengawas dan 3 orang pejabat fungsional.

Anton menjelaskan bahwa promosi dan rotasi jabatan ini dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi.

“Pejabat yang dinilai berprestasi mendapat promosi, sementara posisi yang kosong segera diisi. Pelantikan ini sendiri disebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi “OKI Maju Bersama”,” jelas Anton.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pria Bersenpi di Kebun PT PSM, Ternyata Ini Kasusnya

Dikatakan Antonius, pelantikan ini tidak sekadar mutasi rutin, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun pemerintahan yang bersih.

“Untuk itu saya ingatkan, jangan sampai ada pejabat yang berani mencoba-coba melakukan tindakan yang menjurus ke arah korupsi,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.